Kalau ngomongin soal gelandang elegan dengan visi permainan luar biasa, nama Ivan Rakitic pasti nggak bisa dilewatkan. Pemain asal Kroasia ini dikenal sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik di generasinya. Gayanya di lapangan tenang, tapi punya pengaruh besar buat permainan tim. Rakitic bukan cuma dikenal karena kemampuannya mengatur tempo, tapi juga karena kontribusi nyatanya di beberapa klub besar Eropa, termasuk Sevilla dan Barcelona.
Awal Kehidupan dan Cinta pada Sepak Bola
Ivan Rakitic lahir di Swiss, tepatnya di kota Rheinfelden. Meski lahir dan besar di sana, darah Kroasia tetap mengalir kental dalam dirinya. Dari kecil dia sudah jatuh cinta sama sepak bola. Bahkan sejak masih anak-anak, Rakitic selalu bawa bola ke mana pun dia pergi. Orangtuanya melihat bakat itu dan mendukung penuh. Tak heran kalau di usia belia, Rakitic sudah mulai meniti karier di dunia sepak bola profesional.
Waktu itu, dia masuk ke akademi Basel. Di sinilah bakatnya mulai terbentuk. Banyak yang bilang kalau dari cara dia menguasai bola, visi bermain, sampai passing akurat, sudah terlihat kalau dia bakal jadi pemain besar.
Baca Juga: Matheus Cunha Resmi Gabung Manchester United: Era Baru Nomor 10 Dimulai!
Karier Awal di FC Basel
Debut profesional Ivan Rakitic terjadi bersama FC Basel pada 2005. Waktu itu usianya masih sangat muda, tapi dia langsung nunjukin kualitasnya. Dengan kemampuan mengatur serangan dan tendangan jarak jauh yang akurat, Rakitic cepat jadi idola fans Basel. Selama dua musim, dia berhasil bantu klub ini meraih gelar dan tampil gemilang di liga domestik.
Basel jadi batu loncatan penting. Dari sini, klub-klub besar mulai melirik. Nggak heran kalau akhirnya dia pindah ke Bundesliga untuk gabung dengan Schalke 04.
Baca Juga: Chelsea FC: Klub London dengan Warisan Emas dan Ambisi Masa Depan
Perjalanan Bersama Schalke 04
Di Schalke, nama Ivan Rakitic makin harum. Bermain di Bundesliga bikin dia lebih matang secara taktik dan fisik. Di bawah tekanan liga Jerman yang keras, Rakitic berkembang jadi gelandang serba bisa. Dia bukan cuma pengatur serangan, tapi juga pekerja keras di lini tengah.
Fans Schalke pasti masih ingat bagaimana Rakitic sering mencetak gol penting dan memberikan assist. Selama empat tahun di klub ini, dia benar-benar jadi bagian penting tim. Tapi, petualangan kariernya nggak berhenti di sini. Ada jalan lain yang menunggu, dan itu adalah La Liga Spanyol.
Baca Juga: Cole Palmer: Bintang Muda Chelsea yang Bersinar di Liga Inggris
Kebangkitan di Sevilla
Tahun 2011 jadi momen penting dalam karier Ivan Rakitic. Dia pindah ke Sevilla, dan di sinilah dia benar-benar mencapai level baru. Sevilla saat itu bukan tim papan atas yang selalu bersaing untuk gelar liga, tapi mereka punya tradisi kuat di kompetisi Eropa.
Bersama Sevilla, Rakitic bukan hanya berkembang jadi pemain inti, tapi juga jadi kapten tim. Dia berhasil membawa Sevilla meraih gelar Liga Europa, dan performanya membuat banyak orang kagum. Gelandang Kroasia ini dikenal sebagai otak permainan Sevilla, pengatur ritme serangan, dan sosok yang selalu hadir di momen krusial.
Baca Juga: Nico Williams dan Impiannya Yang Selangkah Lagi Berseragam Barcelona
Era Keemasan di Barcelona
Puncak karier Ivan Rakitic bisa dibilang terjadi saat dia bergabung dengan Barcelona pada 2014. Klub Catalan ini merekrutnya karena melihat perannya yang vital di Sevilla. Di Barcelona, Rakitic langsung masuk ke dalam tim yang penuh bintang, termasuk Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suárez.
Awalnya banyak yang ragu apakah dia bisa bersaing di tengah gemerlap pemain top. Tapi nyatanya, Rakitic justru jadi bagian penting dari era keemasan Barcelona. Bersama klub ini, dia memenangkan banyak trofi, termasuk Liga Champions 2015. Bahkan, golnya di final melawan Juventus jadi salah satu momen tak terlupakan dalam sejarah kariernya.
Di Barcelona, Ivan Rakitic dikenal sebagai pemain yang selalu konsisten. Dia nggak terlalu suka mencari sorotan, tapi kerja kerasnya di lapangan bikin permainan tim jadi lebih seimbang. Itulah kenapa banyak fans Barca begitu menghormatinya.
Kiprah Bersama Tim Nasional Kroasia
Selain sukses di level klub, Ivan Rakitic juga punya cerita indah bersama tim nasional Kroasia. Salah satu momen paling bersejarah adalah saat Piala Dunia 2018 di Rusia. Kroasia tampil luar biasa, dan Rakitic jadi bagian penting dari kesuksesan itu.
Dia bersama Luka Modric jadi duet gelandang yang bikin lawan kewalahan. Kroasia berhasil melaju sampai final, meski akhirnya kalah dari Prancis. Tapi perjalanan itu bikin nama Rakitic makin dikenang. Penampilannya yang tenang di lapangan, plus kepemimpinannya, jadi alasan kenapa dia begitu dihormati di negaranya.
Gaya Bermain Ivan Rakitic
Kalau bicara soal gaya bermain, Ivan Rakitic punya ciri khas tersendiri. Dia bukan tipe gelandang yang mengandalkan kecepatan, tapi lebih ke visi dan kecerdasan taktik. Passing-nya akurat, kontrol bolanya halus, dan dia tahu kapan harus menyerang atau bertahan.
Selain itu, tendangan jarak jauh Rakitic juga sering jadi senjata mematikan. Banyak gol penting lahir dari sepakan kerasnya di luar kotak penalti. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya beradaptasi. Mau main sebagai playmaker, gelandang bertahan, atau box-to-box, dia selalu bisa menjalankan tugas dengan baik.
Kembali ke Sevilla
Setelah petualangan panjang di Barcelona, pada 2020 Ivan Rakitic memutuskan kembali ke Sevilla. Banyak yang melihat ini sebagai kepulangan penuh makna. Dia kembali ke klub yang pernah membesarkan namanya di Spanyol. Meski usianya sudah tidak muda, kontribusinya tetap terasa.
Di Sevilla, Rakitic masih jadi sosok penting di ruang ganti. Pengalamannya yang luar biasa di level tertinggi jadi inspirasi buat pemain muda. Fans Sevilla pun menyambut hangat kepulangan sang maestro.
Kehidupan di Luar Lapangan
Selain soal sepak bola, Ivan Rakitic juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati. Dia punya keluarga yang selalu mendukung kariernya. Banyak wawancara menunjukkan bagaimana Rakitic menekankan pentingnya keluarga dalam hidupnya. Baginya, dukungan dari orang-orang terdekat adalah energi terbesar untuk terus berkarier.
Dia juga sering berbagi momen kebersamaan di media sosial, menunjukkan sisi humanis yang dekat dengan penggemar. Karakter ini bikin Rakitic semakin dicintai, bukan cuma sebagai pemain, tapi juga sebagai pribadi.
Warisan dan Pengaruh di Dunia Sepak Bola
Kalau dilihat dari perjalanan panjangnya, Ivan Rakitic jelas sudah meninggalkan jejak besar. Dari Basel sampai Barcelona, dari Kroasia sampai panggung Piala Dunia, dia selalu menunjukkan dedikasi tinggi. Banyak gelandang muda yang mengidolakan Rakitic karena kemampuannya bermain cerdas, bukan hanya mengandalkan fisik.
Warisan yang dia tinggalkan bukan sekadar trofi atau gol. Lebih dari itu, Rakitic menunjukkan bagaimana kerja keras, konsistensi, dan cinta pada sepak bola bisa membawa seseorang mencapai puncak