sepatuoriginal.org – Basket adalah salah satu olahraga paling populer di dunia. Permainan ini dimainkan di berbagai level, mulai dari sekolah hingga profesional. Untuk memahami lebih dalam, kita perlu mengetahui sejarah basket dan aturan dasarnya.
Dalam artikel ini, kita akan membahas asal-usul basket, perkembangan aturannya, serta teknik dasar yang wajib dikuasai pemain.
Baca Juga: Teknik Dasar Sepak Bola yang Wajib Diketahui
Sejarah Basket
1. Asal-Usul Permainan Basket
Sejarah basket dimulai pada tahun 1891 ketika Dr. James Naismith, seorang guru olahraga di Springfield, Massachusetts, menciptakan permainan ini. Ia merancang basket sebagai olahraga dalam ruangan untuk menjaga kebugaran siswa selama musim dingin.
Awalnya, permainan ini menggunakan bola sepak dan dua keranjang buah persik sebagai ring. Pemain harus memasukkan bola ke dalam keranjang tanpa menggiring bola seperti yang dilakukan saat ini.
2. Perkembangan Basket di Dunia
Seiring waktu, sejarah bola basket terus berkembang. Pada tahun 1893, ring basket dengan jaring mulai digunakan. Kemudian, Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) didirikan pada tahun 1932 untuk mengatur standar permainan secara global.
Basket semakin populer di Amerika Serikat setelah National Basketball Association (NBA) dibentuk pada tahun 1946. Liga ini menjadi pusat inovasi dan menampilkan banyak legenda seperti Michael Jordan, Kobe Bryant, dan LeBron James.
Baca Juga: 10 Pemain Sepak Bola Terbaik Sepanjang Masa
Aturan Dasar Basket
1. Tujuan Permainan
Tujuan utama dalam basket adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam ring lawan. Tim yang mencetak poin lebih banyak dalam waktu yang ditentukan akan memenangkan pertandingan.
2. Jumlah Pemain dan Posisi
Satu tim basket terdiri dari lima pemain utama yang memiliki posisi berbeda:
- Point Guard (PG): Pengatur strategi dan serangan tim.
- Shooting Guard (SG): Pemain dengan kemampuan menembak terbaik.
- Small Forward (SF): Pemain serba bisa yang dapat menyerang dan bertahan.
- Power Forward (PF): Pemain yang kuat dalam bertahan dan rebound.
- Center (C): Pemain bertubuh tinggi yang berperan di area bawah ring.
Selain itu, setiap tim memiliki pemain cadangan yang dapat menggantikan pemain utama selama pertandingan.
3. Lama Waktu Permainan
Dalam aturan basket internasional yang ditetapkan FIBA, permainan berlangsung selama 4 kuarter, masing-masing berdurasi 10 menit. Sementara itu, dalam NBA, setiap kuarter berlangsung selama 12 menit. Jika skor imbang, maka pertandingan akan dilanjutkan ke babak tambahan (overtime).
4. Cara Bermain
Beberapa teknik dasar dalam permainan basket meliputi:
- Dribbling: Teknik menggiring bola dengan satu tangan sambil bergerak.
- Passing: Teknik mengoper bola kepada rekan satu tim.
- Shooting: Teknik melempar bola ke ring untuk mencetak poin.
- Rebounding: Mengambil bola pantul dari tembakan yang gagal.
- Defense: Upaya untuk mencegah lawan mencetak poin.
5. Pelanggaran dalam Basket
Berikut beberapa pelanggaran yang harus dihindari:
- Travelling: Melangkah tanpa menggiring bola.
- Double Dribble: Menggiring bola dengan dua tangan atau menggiring setelah berhenti.
- Foul: Kontak fisik yang berlebihan terhadap lawan.
- Shot Clock Violation: Kegagalan mencetak poin dalam waktu 24 detik (NBA) atau 14 detik untuk serangan kedua setelah rebound ofensif.
Perkembangan Basket di Indonesia
Di Indonesia, basket mulai berkembang pada awal abad ke-20, terutama di sekolah-sekolah Tionghoa. Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) didirikan pada tahun 1951 untuk mengatur aturan basket di Indonesia.
Kompetisi seperti Indonesian Basketball League (IBL) semakin meningkatkan popularitas basket di Tanah Air. Indonesia juga aktif dalam ajang internasional seperti SEA Games dan FIBA Asia Cup.